Menurut survey yang dilakukan LSI, pasangan SBY dan Boediono menduduki posisi teratas dengan jumlah persentasi yang mengejutkan 70%. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 25-30 Mei lalu, dari 2.999 responden dari seluruh Indonesia, yang memilih SBY-Boediono terdapat 71 persen suara. Sementara di urutan kedua Mega-Prabowo 16 Persen, terakhir JK-Wiranto 8 persen. (okezone.com)
Banyak yang meragukan hasil survey yang dilakukan oleh lembaga independen tersebut, karena angka yang dikeluarkan dianggap terlalu berlebihan. Bahkan calon wakil Presiden Prabowo mengeluarkan pendapat, "Kenapa tidak sekalian saja 99 persen," (detik.com)
Namun kubu dari SBY-Boediono bersyukur dengan hasil survey yang dilakukan oleh LSI tersebut, dan berharap persentase dari LSI akan sama dengan hasil Pilpres pada bulan Juli mendatang.
Sosok SBY pada saat ini memang benar-benar diatas angin, dengan menunjukkan hasil kinerja selama menjabat menjadi Presiden, membuat rakyat terpengaruh dan masih tetap memilih untuk menjadi Presiden periode 2009-2014.
Apabila kepopuleran SBY masih bertahan sampai pada Pilpres 2009 mendatang, maka bisa dipastikan SBY akan melanjutkan programmnya menjadi Presiden RI.
Beberapa kali sosok SBY berusaha dijatuhkan oleh lawan politiknya, berawal dari penetapan Boediono menjadi Wapres yang dianggap sebagai Ekonom yang berpaham Neo-Liberal. Pada saat sekarang ketegasan SBY kembali teruji, dengan adanya kasus sengketa di Blok Ambalat Kalimantan Timur.
Namun siapakah Presiden periode 2009-2014? Hasilnya akan diketahui setelah Pilpres pada bulan Juli mendatang.




1 comments:
tapi menurut poling kompas.com dan detik.com
JK yang nomor satu...
emang sih masih poling...
Post a Comment